Motivasi Hidup adalah suatu energi positif dalam bentuk semangat yang dapat mempengaruhi segala aktifitas kita dalam menjalani alur hidup yang penuh dengan warna warni ini. (Motivasi merupakan suatu alat pelecut diri untuk tetap konsisten dalam memegang prinsip hidup dalam jangka waktu yang panjang agar terus dan tetap bertahan dalam indahnya luka likunya hidup. Motivasi dapat kita temukan dimanapun tempatnya. Dari sekian banyak motivasi hidup yang saya dapatkan, dalam tulisan ini, ijinkan saya untuk mengulas sedikit saja perjalanan saya dalam mendapatkan motivasi dan semangat hidup dari kedua orang tua saya… Ayah dan Ibunda tercinta.
Sangat saya sadari banyak sekali perubahan yang saya rasakan pasca saya berada jauh dari kedua orang tua untuk menuntut ilmu di rantau. Masih teringat awal di rantau, 3 bulan telah berlalu dan saya jalani perjalanan ini tanpa ditemani Ayah dan Ibu. Selama 3 bulan ini saya dan teman-teman ditempa dengan berbagai kegiatan yang bisa disebut ekstrim dan menakjubkan dengan disuguhkan berbagai macam kegiatan kampus dan kegiatan program keagamaan. Mulai dari kegiatan ta’aruf/ospek yang disuguhkan dengan berupa pemaparan materi yang menyita waktu untuk menambah wawasan kita sampai kepada outbond-outbond yang dilakukan oleh kakak kelas yang bertujuan menempa mentalitas kita, sampai kepada program-program keagamaan yang menbutuhkan waktu tenaga dan pikiran yang cukup ekstra. Baru 3 bulan telah ku lalui perjalanan ini tetapi terasa sudah begitu lama waktu yang digunakan untuk berbagai macam kegiatan yang telah dilakukan karena memang kegiatanku yang dulu tak begitu padat seperti saat ini.
Hampir ganjil 3 bulan aku berada di rantau, pengalaman-pengalaman baru telah aku telan untuk dijadikan bahan pelajaran. Aku hanya bisa mengambil hikmah. Dimana disini aku dituntut agar dapat bersikap dengan cermat dan cepat tanggap. Semuanya mengalir apa adanya dan aku memang menikmatinya. 3 bulan disini mungkin bisa disebut suatu percobaan yang keras dan bertujuan untuk membuat suatu pembisasaan diri dalam menghadapi ujian, tantangan hidup dan menghadapi masa dan jalan yang panjang kedepannya. Perjalanan hidup yang membutuhkan proses memang hanya dapat ditempuh oleh orang-orang pilihan yang mempunyai prinsip hidup dan konsekuen terhadap pilihan yang telah diambilnya.
Selama perjalanan ini tak sedikit aku berpikir untuk berhenti di tengah jalan. Aku yang egois dan tanpa sadar untuk memikirkan perasaan orang-orang yang telah mendukung pilihan ini. Aku memutuskan untuk berhenti. Hanya perasaan dan pikiran saja yang terus bergermuruh di dada ini. Hingga akhirnya aku terpikir akan harapan kedua orang tua untuk meminta anaknya ini menjadi orang yang SUKSES di dunia dan akhirat. Sampai akhirnya saat ini, 2 tahun telah berlalu dan aku bisa menjalaninya. Aku dan motivasiku berharap untuk terus bersama. Agar kelak saat aku rapuh akan tetap ada setitik harapan. Meski hanya berupa kata-kata yang terngiang di telinga ini . . . Ya.. itulah suara Ayah dan Ibuku… harapan-harapannya, nasehat-nasehatnya dan cita-cintanya terhadap sang anak. Tak dapat terpungkiri, hanya keluluhan hati yang dirasa saat teringat segala asa yang diinginkannya. . .

Inspiratif kak :-) ;-)
BalasHapusGood
BalasHapusTulisannya bagus,tapi Maaf saya koreksi sedikit ya, kalimat dimana disini hemat daya cukup di tulis salah satunya saja karena ma'na nya masih sama. Terimakasih.
BalasHapusTulisannya bagus,tapi Maaf saya koreksi sedikit ya, kalimat dimana disini hemat daya cukup di tulis salah satunya saja karena ma'na nya masih sama. Terimakasih.
BalasHapusmakasih semuanya.
BalasHapusmakasih mas ibnu masukkannya sangat membantu...